Dwi Putra Merilis EP “ Setelah Riuh, Kita Tenang ” Tiga Fase Emosi dalam Satu Hari

Dwi Putra Merilis EP “ Setelah Riuh, Kita Tenang ” Tiga Fase Emosi dalam Satu Hari

Dwi Putra Merilis EP “ Setelah Riuh, Kita Tenang ” Tiga Fase Emosi dalam Satu Hari 1080 1080 Extended.Asia.Play

Musisi ( Solois ) alternative asal Samarinda, Dwi Putra, resmi merilis EP Perdananya bertajuk “Setelah Riuh, Kita Tenang” pada 23 Januari 2026. EP ini menjadi ruang perenungan personal tentang hidup, kehilangan, kesibukan, dan keyakinan bahwa setelah riuh, manusia selalu diberi waktu untuk kembali tenang.

EP ini berisi tiga karya dengan pendekatan yang tidak konvensional: satu lagu utuh, satu lagu yang hanya berisi bagian reff, dan satu karya instrumental penuh. Ketiganya disusun sebagai simulasi fase hidup manusia dalam satu hari, yang jika didengarkan berurutan, membentuk sebuah perjalanan emosional dan di Dua lagu Dwi Putra Mengajak Vocalis yang Bernama A.Y.U .

Lagu pembuka “Fractal” hadir sebagai representasi pagi hari—penuh riuh, kompleks, dan tidak teratur. Progresi chord yang dinamis, beat yang berpindah secara ekstrem, dan struktur musik yang tidak stabil menjadi metafora kesibukan manusia dalam menghadapi tuntutan hidup.

Fase berikutnya hadir melalui “Quiet Lines”, sebuah lagu yang menggambarkan kehilangan dan ditinggalkan oleh pasangan. Lagu ini berbicara tentang luka yang berat, namun juga tentang kesadaran bahwa hidup tidak bisa berhenti hanya karena kesedihan. Di titik ini, manusia belajar bertahan dan berjalan, meski dengan langkah yang pelan.

Puncak perjalanan emosional ditutup lewat “Pelangi Selepas Hujan”— sebuah karya yang menghadirkan harapan. Lagu ini menjadi simbol bahwa setiap permasalahan selalu menyimpan hikmah dan kebahagiaan. Pelangi digambarkan sebagai keindahan yang hadir setelah hujan, sebagai pengingat bahwa terang tidak pernah benar-benar pergi.

Melalui EP “Setelah Riuh, Kita Tenang”, Dwi Putra ingin menyampaikan pesan sederhana namun mendalam: setiap permasalahan, Allah selalu menyiapkan kebahagiaan bagi mereka yang mau bertahan dan percaya. EP ini telah tersedia dan dapat didengarkan di seluruh platform musik digital mulai 23 Januari 2026.

Tentang Dwi Putra
Dwi Putra adalah Musisi ( Solois ) alternative asal Samarinda yang Sudah banyak Melintang di Dunia Musik dan pernah menjadi Session Artis bahkan the Best Gitaris Nasional pada Acara Cardinal Award 2017 di Bali , dikenal dengan Beberapa Band yang pernah dia Garap seperti Quasi , June 24 dan lainnya

Daftar Lagu:
1. Fractal
2. Quiet Lines
3. Pelangi Selepas Hujan

NARAHUBUNG:
WhatsApp: +6281342251504

MEDIA SOSIAL:
Instagram: @dwiputra2
TikTok: @dwiputra2_
Youtube: dwiputra2

Theo Nugraha

Theo Nugraha (born Samarinda, April 1992) is an artist, curator and organizer from Samarinda. Theo is the pioneer of the first noise project in Samarinda and has been part of the Indonesian experimental sound scene since 2013. His discography contains almost 200 releases. He is part of the visual experimentation group with Milisifilem Collective and performance art studies at 69 Performance Club. Theo is one of co-initiators of Situationist Under-Record project. In addition he is one of the founders of the HEX Foundation and one of the initiators of Extended. Asia, an online platform for sound and visual artists. Now Theo works as curator of the Rumah Adat Budaya Daerah Kota Samarinda and editorial team at Visual Jalanan.

article above by: Theo Nugraha

    error: Content is protected !!