Menangkap Kedamaian dan Kerinduan dalam Singkatnya Waktu, BUZS Rilis Single Perdana “Pemuji Senja”

Menangkap Kedamaian dan Kerinduan dalam Singkatnya Waktu, BUZS Rilis Single Perdana “Pemuji Senja”

Menangkap Kedamaian dan Kerinduan dalam Singkatnya Waktu, BUZS Rilis Single Perdana “Pemuji Senja” 1080 1080 Extended.Asia.Play

Samarinda, 26 Januari 2026 – Musisi baru rasa lama di skena musik Kota Samarinda, Buzs, resmi memperkenalkan karya bertajuk “Pemuji Senja”. Single ini menjadi sebuah ode bagi mereka yang menemukan ketenangan di tengah hiruk-pikuk dunia melalui momen-momen singkat nan puitis.

“Pemuji Senja” bukan sekadar lagu tentang pengagum fenomena alam. Melalui lirik yang kontemplatif, lagu ini menggambarkan sebuah dialog batin tentang rasa kagum, kesetiaan, harapan, dan kerinduan yang tetap terjaga meskipun waktu pertemuan terasa begitu singkat.

Keindahan dalam Keheningan

Dalam lagu ini, Buzs memilih diksi yang sederhana namun mendalam. Baris lirik “Namun ku tak perlu berlari kencang ‘tuk mengejarmu” menjadi inti pesan bahwa keindahan sejati tidak perlu dikejar dengan tergesa-gesa; ia cukup dinikmati dengan kehadiran yang utuh.

Secara musikal, “Pemuji Senja” dibalut dengan aransemen yang minimalis dan hangat, menonjolkan sisi autentik dari vokal dan lirik yang ingin disampaikan. Nuansa pensive (merenung) sangat terasa, membawa pendengar seolah sedang duduk tenang menatap cakrawala yang mulai memerah.

“Lagu ini adalah tentang apresiasi terhadap hal-hal yang tidak permanen. Senja itu singkat, tapi ia selalu kembali. Begitu juga dengan harapan,” ungkap Trias (guitar).

Ini juga sebagai tribute kepada guitarist pertama kami, Alm. Ucay, yang meninggal beberapa tahun lalu. Beberapa lagu yang kami rekam, termasuk Pemuji Senja ini, dibuat di masa-masa beliau masih bersama Buzs.” Ungkap Ula’ (drum)

Tentang BUZS
Buzs adalah band peramu power pop/geek rock asal Kota Samarinda yang fokus pada penulisan lagu dengan narasi yang jujur dan dekat dengan keseharian. “Pemuji Senja” menjadi langkah awal bagi Buzs untuk mewarnai industri musik tanah air di tahun 2026.

Informasi Kontak:
Nama: BUZS
Email: buzs.manajemen@gmail.com
Telepon/WhatsApp: 081351211420
Media Sosial: @buzssmr (Instagram)

BUZS is:
Bayu Rama Wicaksono: Vocal, Guitar
Trias Sugianto: Guitar
Jemmy Risano: Bass
Ince Achmad: Drum

Mixing & Mastering single “Pemuji Senja”: Rizki Wahyudi

Theo Nugraha

Theo Nugraha (born Samarinda, April 1992) is an artist, curator and organizer from Samarinda. Theo is the pioneer of the first noise project in Samarinda and has been part of the Indonesian experimental sound scene since 2013. His discography contains almost 200 releases. He is part of the visual experimentation group with Milisifilem Collective and performance art studies at 69 Performance Club. Theo is one of co-initiators of Situationist Under-Record project. In addition he is one of the founders of the HEX Foundation and one of the initiators of Extended. Asia, an online platform for sound and visual artists. Now Theo works as curator of the Rumah Adat Budaya Daerah Kota Samarinda and editorial team at Visual Jalanan.

article above by: Theo Nugraha

    error: Content is protected !!